Senin, 23 Oktober 2017

15 Tips Membeli Smartphone Bekas Tanpa Menghabiskan Besar

Jika Anda berencana membeli smartphone namun memiliki anggaran kecil di saku ketat Anda, Anda mungkin ingin mengambil smartphone bekas alih-alih yang baru. Namun, membeli smartphone bekas bisa menjadi sedikit rumit jika Anda sama sekali tidak memiliki pengalaman tentang "lapangan" ini. Anda tidak bisa hanya pergi ke sana ke toko smartphone dan melakukan pembelian secara acak bahkan tanpa mengecek keseluruhan kondisi telepon itu secara menyeluruh. Dan jika Anda memiliki perangkat yang salah, mungkin itu adalah kutukan untuk Anda. vivo x3 harga terbaru

Anda bisa mendapatkan smartphone bekas yang bagus dengan penutup kasus yang sempurna tanpa goresan di atasnya, namun Anda tidak tahu mungkin perangkat keras internal atau antarmuka layarnya mungkin tidak berfungsi dalam waktu dekat karena ada beberapa kerusakan kritis di dalam telepon yang disebabkan. oleh pemilik sebelumnya Itu sebabnya, sangat penting bagi Anda untuk menghindari smartphone semacam ini demi kebaikan Anda.

Berbicara tentang smartphone bekas, kebanyakan orang berpikir bahwa kebanyakan menggunakan smartphone kebanyakan mengisap demi mereka adalah smartphone bekas. Sebenarnya, tidak semua smartphone bekas yang Anda temukan di seputar pasar adalah beberapa ponsel rusak yang tidak berfungsi lagi. Bahkan, beberapa jenis smartphone ini tetap bekerja sama hebatnya dengan yang baru. Jadi tidak penting lagi untuk mengatakan bahwa kualitas smartphone bekas akan sangat mengerikan.

Nah, jika Anda telah membuat keputusan akhir dan sangat yakin bahwa inilah saat yang tepat bagi Anda untuk membeli smartphone bekas Anda yang pertama, maka ini adalah 15 tips berguna yang semoga bisa menjadi panduan pertama Anda setiap kali Anda berencana untuk membeli menggunakan smartphone di masa depan

1. Jalankan Quick Scan pada Case Cover

Hal pertama yang perlu diperhatikan dari sebuah smartphone jelas merupakan penutupnya. Oleh karena itu, setiap kali Anda bertemu dengan beberapa smartphone bekas di toko mana pun, pastikan Anda selalu menjalankan pemindaian menyeluruh terhadap perangkat. Cobalah untuk melihat apakah perangkat memiliki cacat fisik atau goresan di sekeliling bodi perangkat itu. Ini harus dilakukan untuk mengetahui lebih banyak tentang apa yang telah dialami perangkat itu di masa lalu saat masih digunakan oleh pemilik sebelumnya.

2. Pastikan Cover Kasus itu Asli

Smartphone bekas biasanya diganggu dengan persepsi bahwa penutup kasus mereka akan menceritakan semuanya tentang kondisinya. Nah, itu sangat salah. Anda tidak bisa menilai keseluruhan kualitas smartphone bekas hanya dengan melihat bagaimana glossy sasisnya atau seberapa sempurna layarnya. Ada kemungkinan besar bahwa penjual telah menutupinya dengan beberapa sampul pihak ketiga baru yang jelas akan membuat mereka terlihat seperti ponsel baru, bukan?

Oleh karena itu, sebagai pelanggan yang cerdas, selalu lengkapi diri dengan pola pikir bahwa penjual selalu bisa mengganti cover case yang asli namun rusak dengan beberapa chassis pihak ke 3 baru untuk melakukan penjualan.

3. Pastikan bahwa Semua Tombol Fisik Bekerja dengan Sempurna

Tombol fisik selalu menjadi elemen rapuh pada smartphone manapun yang cenderung mudah rusak jika sudah sering ditekan oleh pemiliknya. Itu sebabnya, saat memeriksa smartphone bekas di toko, selalu pastikan semua tombol fisik, ingat, semuanya, bisa bekerja sempurna, tanpa ada cegukan. Hal terbaik yang harus dilakukan adalah dengan menekan setiap tombol fisik berulang-ulang. Jika Anda melihat ada tombol yang memberi respons lemah atau tunda (terkadang berhasil, terkadang tidak) atau bahkan sama sekali tidak bekerja saat Anda menekannya, maka yang terbaik

4. Selalu periksa Sensitivitas Layar dengan Antarmuka Pengguna

Hal berikutnya yang perlu dicek dari smartphone bekas adalah permukaan layar dan kepekaan User Interface-nya. Dalam proses ini, selalu jalankan scan menyeluruh jika ada goresan di sekitar layar dan pastikan layar sentuh tetap bekerja sempurna. Uji respon sentuhan dari setiap sudut layar sampai area tengah. Lakukan gerakan acak dan acak di layar berulang-ulang, dari:

geser UI ke kiri / kanan / atas / bawah,
melakukan multi-touch,
zoom in / out pada foto atau browser web,
menghapus widget / aplikasi / elemen
mengetik di keyboard QWERTY layar virtual
dll
Dan jika Anda memiliki banyak waktu, cobalah untuk memainkan beberapa aplikasi yang sudah terpasang di telepon, bahkan permainan berkinerja tinggi dan uji sensitivitas antarmuka layar. Ingat, ini benar-benar penting karena sebagian besar pemilik sebelumnya mungkin sudah menjatuhkannya di lapangan beberapa kali di masa lalu, sehingga berdampak langsung pada sensitivitas layar.

5. Periksa apakah ada Glitch atau Reproduksi Warna Aneh di Layar

Selain kepekaannya, hal penting lainnya untuk dicek di layar adalah tampilan. Biasanya, smartphone bekas telah dijatuhkan beberapa kali oleh pemilik sebelumnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk melihat keseluruhan area di layar untuk memeriksa apakah ada kesalahan atau garis aneh pada reproduksi warna di sekitar layar. Jika Anda melihat semua ini, maka layarnya tidak apa-apa.

6. Pastikan Baterai masih cukup bagus

Tidak ada keraguan bahwa baterai adalah salah satu elemen terpenting di smartphone. Sebagian besar ponsel layar sentuh, bahkan iPhone baru, memiliki baterai lemah (kecuali flagship Samsung atau Motorola tentunya). Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menjalankan tes di sektor ini setiap kali Anda ingin membeli smartphone bekas. Untuk beberapa nama, Anda bisa melakukan hal-hal seperti bermain game 3D berkinerja tinggi atau menonton film / video untuk memastikan baterai tetap dalam kondisi cukup baik, jika tidak bagus. Jika baterai habis cukup cepat bahkan saat Anda hanya membuka foto atau mendengarkan beberapa lagu (yang sebenarnya bukan aktivitas mengkonsumsi energi), maka ada yang tidak beres dengan baterai.

7. Periksa apakah Camera Shutter Key (jika Ada Any) Masih Bekerja

Beberapa smartphone biasanya memiliki tombol shutter fisik untuk memotret foto / video, meski bisa diganti dengan tombol virtual di layar. Namun, pada beberapa ponsel, ada fitur yang memungkinkan Anda mengambil foto dengan tombol shutter meski layar masih terkunci (misal, Sony Xperia S, dll). Itu sebabnya, walaupun Anda mungkin tidak menggunakannya sangat sering, selalu lakukan tes cepat pada tombol rana ini dengan menekannya berulang-ulang hanya untuk memastikan tombol ini tetap bekerja dengan sempurna.

8. Pastikan Konektivitas Seluler dan Wi-Fi Masih Bekerja Hebat

Konektivitas adalah elemen penting lainnya pada smartphone. Tanpa sektor ini, telepon bekas Anda akan sangat tidak berguna untuk Anda. Anda tidak bisa menjelajah web, mendownload barang atau menghubungkan aplikasi ke internet. Oleh karena itu, selalu jalankan tes fitur konektivitas ini dengan browsing web dengan browser yang sudah terpasang atau aplikasi lain yang membutuhkan konektivitas 3G / 4G dan Wi-Fi pada smartphone yang digunakan.

9. Periksa Konektivitas Off-line Bluetooth, NFC atau Any Other Lainnya

Fitur konektivitas ini bisa sangat penting di masa depan karena Anda suka atau tidak, Anda memerlukan Bluetooth dan akan menggunakannya sangat sering untuk berbagi konten seperti foto / musik / video / file dengan perangkat lain, sementara NFC juga sangat penting untuk pembayaran mobile masa depan Karena itu, jangan pernah lupa untuk selalu menjalankan quick test pada Bluetooth, NFC atau beberapa fitur konektivitas offline lainnya di ponsel.

10. Uji Kualitas Suara Pembicara

Membuat panggilan telepon adalah alasan mengapa ponsel ditemukan di tempat pertama. Tanpa itu, telepon Anda seharusnya tidak disebut sebagai telepon. Itu sebabnya, jika fitur ini tidak bekerja dengan benar, maka ponsel bekas Anda akan menjadi tidak berguna di masa depan. Jadi, sangat penting untuk selalu menjalankan pengujian fitur ini dengan melakukan panggilan acak pada perangkat lain dan mendengar jika ada yang salah dengan kualitas suaranya, sinyal atau loudspeakernya.

11. Usahakan Kirim Pesan Teks

Biasanya, jika konektivitas seluler tetap bagus, maka ada kemungkinan besar Anda juga bisa mengirim pesan teks dengan telepon itu. Namun, jangan terbawa arus dan mengirim satu pesan teks tidak akan sakit, kan? Ini untuk kebaikanmu sendiri.

12. Periksa Kualitas Suara Telepon, Dengan dan Tanpa Headset

Sebagian besar pengguna ponsel biasanya tidak membuka lebar loudspeaker saat mendengarkan musik atau menonton video. Mereka biasanya menggunakan headset untuk sebagian besar aktivitas yang memiliki suara di dalamnya, seperti permainan, film, musik atau apapun. Namun, untuk memastikan semuanya baik-baik saja, cukup luangkan beberapa detik atau menit untuk memeriksa apakah loudspeaker masih terdengar bagus atau tidak.

13. Pastikan bahwa Charging Port Masih Bisa Mengisi Telepon

Port pengisian juga merupakan hal terpenting lainnya pada smartphone. Jika port pengisian daya tidak berfungsi dan tidak dapat mengisi daya perangkat dengan benar, ini mungkin sangat berbahaya bagi Anda di masa mendatang. Saat ini, sebagian besar port pengisian smartphone tidak hanya dipasang dengan lem, namun pada beberapa smartphone, bagian ini terintegrasi secara mendalam dengan solder. Jadi pastikan untuk selalu memeriksa port pengisian daya perangkat dengan memasukkan / mengeluarkan ponsel dengan pengisi daya dan melihat apakah ada sedikit respons penundaan pada batere baterai di layar saat diisi. Ponsel Anda cukup banyak berguna jika tidak dapat dikenakan biaya.

14. Periksa slot kartu microSD (jika ada) untuk melihat apakah masih bekerja

Terlepas dari meningkatnya popularitas smartphone penyimpanan internal yang besar, sebagian besar pengguna ponsel masih menganggap slot kartu microSD sebagai elemen vital pada smartphone. Pengguna jenis ini cenderung memilih memiliki smartphone dengan penyimpanan internal kecil namun dapat diperluas lebih jauh dengan kartu microSD eksternal. Oleh karena itu, jika Anda berencana membeli smartphone berkemampuan kartu microSD, disarankan agar Anda memeriksa apakah slot kartu masih bagus atau tidak. Anda tidak ingin membeli ponsel dengan sedikit penyimpanan yang tidak bisa membaca kartu microSD eksternal, bukan?

15. Tanyakan pada Penjual apakah Phone sudah dipenjara-rusak atau berakar

Jailbroken iPhone atau ponsel Android berakar mungkin hal yang baik atau buruk. Jika Anda adalah pengguna teknologi yang cerdas, maka itu hal yang baik karena Anda masih bisa melakukan banyak hal teknis dengan telepon Anda meski tanpa bantuan pengecer. Namun, jika Anda adalah pembeli non-tech-savvy, Anda benar-benar perlu bertanya kepada penjual mengenai informasi ini. Khusus untuk iPhone, Anda mungkin ingin meminta penjual untuk mengembalikan iPhone bekas Anda ke versi non-jailbroken, jadi Anda masih bisa membawanya ke toko Apple yang resmi jika ada yang salah dengan iPhone Anda.

Nah, itu adalah 15 tip yang perlu Anda ketahui sebelum melakukan pembelian smartphone bekas apa pun. Membeli smartphone bekas mungkin jauh lebih murah daripada mendapatkan yang baru, namun Anda sebagai pelanggan tetap layak mendapatkan produk berkualitas bagus, bahkan menggunakannya. Jadi mudah-mudahan, tips ini bisa sangat bermanfaat bagi Anda setiap kali Anda berencana membeli smartphone bekas di masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar